69. Genggaman Tangan

1122 Words

Mata Doni masih menatap tajam pada ayahnya. Satu kalimat yang ucapkan ayahnya tadi sangat membuat hati Doni sakit, karena bisa-bisanya sang ayah melakukannya ketika ada orang lain di sini. Doni tidak ingin Andin tahu betapa b****k keluarganya, tapi sepertinya Andin juga lambat laun juga akan tahu. Karena memang tidak akan pernah surut emosi Doni pada ayahnya. Sebenarnya bisa, tapi jika ayahnya tidak memancing emosinya dengan terus merong-rongnya tentang harus menjadi yang terbaik di sekolah, maka Doni akan bersikap biasa saja. Dia tidak suka dan merasa sangat kecewa pada ayahnya yang menuntutnya akan banyak hal tanpa berpikir kalau Doni juga sudah mengerahkan semuanya, tapi ayahnya tidak pernah ada untuknya. Semua masalah ini bermula kala ayah Doni mendapatkan laporan—sebetulnya bukan la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD