Seminggu berlalu tanpa terasa. Kehadiran Roger membawa perubahan yang besar di rumah ini. Rumah yang tadinya sepi, kini diisi tangisan bayi yang secara periodik mewarnai suasana. Terkadang di pagi hari, tangisan itu hadir. Terkadang di sore hari, dan lebih sering, di malam hari. Bi Umi dan Retno yang paling antusias dan enerjik dalam mengurus Roger. Bayi tiga puluh enam hari itu menumbuhkan lemak baru di pipinya, membuat wajahnya yang gembil semakin gembil. Sesekali, Nathan akan melihat Roger di malam hari saat anak itu tertidur lelap di ranjang, dan bertanya perkembangan pada Retno. Qiandra-lah yang jarang melihat anak itu. Hanya sesekali Qiandra melihatnya secara tak sengaja saat Retno memberinya s**u formula, atau saat Bi Umi menggendong bayi itu untuk menimang-nimangnya tidur di

