Wajah Abyan sudah kembali seperti dulu. Sudah tidak ada lagi rambut yang menutupi sebagian besar wajahnya. Yang terlihat sekarang adalah wajah tampan dan gagah dari lelaki yang berasal dari 2 ras yang berbeda. “Jangan katakan bahwa kalian tidak pernah tahu dimana Abyan selama ini tinggal atau aku menyebut kalian sebagai lelaki yang tidak bisa diandalkan,” bisik Zeny pada Borya. Borya menoleh ke samping kanannya tempat istrinya berdiri dengan sikap curiga. Memilih merangkul bahu Zeny, Borya mendekatkan tubuh istrinya kesalah satu bagian tubuhnya yang bidang, tempat paling nyaman untuk bersandar. “Kenapa kau berpikir kami semua tahu dimana Abyan tingga?” kata Borya balik bertanya. “Karena aku tidak melihat sinar mata terkejut atau apa pun namanya pada mata kalian. Kau dan papa sama-sama

