Tidak sabar karena Abyan tidak memberikan jawaban yang menyakinkan, Zeny berjalan mendekat lalu memegang keningnya seolah dengan cara tersebut dia bisa mengetahuinya. “Astaga, Kak. Kau pikir aku sakit kepala seperti anak kecil. Aku baik-baik saja,” keluh Abyan seraya menghindar. Bukan hanya Emma yang tertawa melihat ucapan Abyan tetapi juga Indra yang hanya bisa menggelengkan kepala. “Kau baik-baik saja, kan? Aku setuju dengan ucapan Pak Ardan bahwa kau tidak bisa terus tinggal di sini kalau kau mau ingatanmu cepat pulih. Jadi, mau jam berapa kau di jemput?” Langsung dan tanpa basa-basi dilakukan oleh Indra sementara Borya hanya tersenyum. “Sore jam 5. Pekerjaan di sini berakhir jam 4,” jawab Abyan. “Kalau begitu, sekarang kita kembali ke rumah. Besok kau bisa kembali ke sini untuk b

