Al metapa benda berlayar datar didepannya...namun fokusnya bukan kesana...
Al kembali mengingat sikap berani abi tadi pagi padanya..entah kenapa sedetik bibir al berkedut membayangkannya namun tak ia sadari...
Baru kali ini al merasa tidak marah ketika bawahannya bersikap berani padanya...
Lamunan nya terhenti saat interkom diatas mejanya berbunyi
"pak...nona queen ingin bertemu"ucap rona di sebrang interkom
"suruh dia masuk"jawab al..
Tak lama pintu terbuka dan melihatkan gadis jangkung dengan paras cantiknya tersenyum ke arah al...
Al berdiri dan berjalan mengahampiri queen...
"aku merindukanmu"ucap queen sambil memeluk al erat
"me too"jawab al kemudian membawa queen duduk di sofa ruang kerjanya
"apa kau sendiri?"tanya al
"tidak...aku bersama mereka?"jawab queen menunjuk ke ambang pintu
Al baru menyadari kedua sahabatnya sudah berada disana
"kami juga merindukanmu dude"ucap soni
"ck kenapa kau mengajak mereka kesini"ketus al pada queen
"hei kau menyakiti perasaanku al"ucap bima...
Al hanya acuh dan berjalan ke arah meja kerja nya sambil memencet interkom
"rona suruh abi keruangan ku"perintah al
"baik pak"
***
"bi lo sehat?"tanya sinta dari sebelah kubikel abi
"yes Im fine"jawab abi sedikit ketus
"kayak nya lo gak baik baik aja"ucap sinta kemudian melirik layar komputer abi yang isinya dipenuhi tulisan
Lucifer gila
Lucifer gila
Lucifer gila
"mbak apa dia sebegitu menyebalkannya"tanya abi kemudian mengacuhkan pertanyaan sinta sebelumnya
"lebih ke menegangkan bi...bukan menyebalkan sih"jawab sinta
"maksud mbak?"
"kalau di dekat pak al itu bawaannya tegang...jangankan mendengar kata kata dinginnya menatap wajah tampannya saja membuat hati jadi tegang"jawab sinta
Membuat abi berdecih....
Tak lama telpon di atas meja abi berdering...
"hallo"ucap abi
"......"
"baiklah"jawab abi lesu kemudian menyimpan kembali gagang telponnya dan segera berdiri dari duduknya
"lo mau kemana?"tanya sinta
"menuju neraka?"jawab abi santai
Namun baru beberapa langkah abi kembali berbalik dan duduk di meja kerjanya membuat sinta bertanya tanya
"bi lo..?
"mbak kayaknya ini terakhir aku kerja disini deh"ucap abi was was
"loh kok..."
"duh gimana nih mbak...tadi aku bener bener gak sadar"rutuk abi sambil mengacak ngacak rambutnya...
"emang lo ngapain?"tanya sinTa
"tadi aku gak sengaja turun pake lift dia...dan di dalam lift....."ucapan abi terpotong dan kembali membayangkan tindakan cerobahnya tadi
"tadi lo ngapain disana?"tanya sinta penasaran
Abi tak menjawab malah memperagakan gerakannya tadi di dalam lift setelah itu abi kembali berdiri
"mbak doain aku selamet ya"ucap abi sambil menggenggam tangan sinta erat...
Sinta yang masih kebingungan hanya mengangguk pasrah
Setelah itu abi berjalan cepat menuju ruangan al
"bapak memanggil saya"tanya abi setelah berada di hadapan ke empat orang yang berada diruangan al...
Membuat mereka semua yang sedang mengobrol mengalihkan pandangannya Pada abi...
"buat kan minum untuk kami"ucap al
"3 kopi yang satunya Sedikit gula...dan satu teh dengan 1 sendok gula"sambung queen yang sedang bersandar nyamaN di d**a al...mebuat abi iri saja...
Bukankah dilihat dari arah manapun d**a al memang sandar-able...
Cih dia fikir ini restoran se enaknya saja main pesan batin abi
"kenapa kau masih disini...cepat bikinkan"ucap al membuyarkan lamunan abi
"baik pak"jawab abi ramah sambil memaksakan senyum manisnya
Setelah abi berjalan keluar
"dia og disini?"tanya soni penasaran yang memang sedari tadi menatap lekat wajah abi
"bukan"jawab singkat al
"sekertarismu...kurasa juga bukan..."ucap bima
"lalu dia...?"
"kenapa kau penasaran sekali hem?"potong al pada soni
"dia menarik"ucap soni
"semu Wanita memang menarik dimatamu son"jawab al
"tidak...aku serius...dia menarik.."ucap soni Sambil tersenyum penuh arti...
Namun tak lama ponsel queen berbunyi...
"ah al aku harus pergi sekarang"rengek queen manja
"why..?"
"ada masalah dengan jadwal pemotretanku...padahal aku masih merindukannmu"rengeknya
"kita bisa bertemu lagi besok"jawab al sambil mengelus rambut queen
"kau tak akan ke club malam ini?"tanya bima
"kau tak lihat kertas Yang menumpuk di atas meja kerjaku"jawab al sambil menunjuk kearah meja kerja dengan dagunya
"ah kau memang terlihat sedikit sibuk"ejek bima
"ya sudah kita juga harus pergi..."ucap soni
Tak lama setelah kepergian mereka abi baru masuk dan membawakan minuman mereka
"loh mereka kemana?"tanya abi
"sudah pergi"jawab al singkat tanpa menoleh ke arah abi
"lalu ini"jawab abi smbil mengangkat nampan yang ia pegang
2 detik al melirik abi kemudian kembali fokus pada berkas yang di pegangnya
"kau bisa meminumnya"jawab al
What the....gw minum semua ini...lo gila apa batin abi..
Dengan perasaan kesal abi membawa kembali nampan minumannya ke kitchen
"dasar orng orang kaya gak tau diri..."gerutu abi sambil berjalan kembali ke arah ruangan nya...
Namun saat hendak berbelok langkah abi terhenti saat melihat sosok familiar berjalan menuju lift...
Saat hendak memanggilnya...orang itu keburu masuk lift membuat abi mengurungkan niatnya
"ngapain vely kesini..gak mungkin kan dia kerja disini?"gumam abi saat melihat vely memasuki lift kusus untuk lucifer gilanya...
"ah apa mungkin dia salah satu teman kencan nya si lucifer"gumam abi kemudian
"gw harus peringatin vely...kaSian dia...baru aja 5 menit tadi ada cewe tinggi bersandar di dadanya...sekarang giliran vely...enak saja"gerutu abi
Cast
Abigail stephanie allred