Ayesha baru saja selesai membersihkan apartemen Rayyan di hari Minggu pagi setengah siang ini. Ia melakukan sebagai bayaran atas tumpangan inapan tadi malam. Keputusan untuk tidak pulang ke rumah sepertinya memang tepat. Ia tidak bisa membayangkan sih bombardir pertanyaan apa yang akan dilontarkan kedua orang tuanya jika tahu putrinya itu pulang begitu larut. Meski ia sudah izin di awal, tetap saja orang tua Ayesha bukan tipikal orang tua yang menerapkan kebebasan absolut kepada anak-anaknya. Sudah pukul setengah sebelas, perutnya mulai lapar. Mau sarapan juga di kulkas tidak ada bahan makanan yang bisa untuk diolah. Mau pergi sekarang tapi Rayyan janji akan menjemputnya. Pada akhirnya, Ayesha memutuskan untuk menunggu, sambil menyibukkan diri dengan apapun yang bisa ia lakukan. Meski ngg

