Satya mengemudikan kendaraannya dengan gusar. Semestinya sejak tadi ia sudah mendatangi Amanda dan berbicara dengan wanita tersebut. Namun karena ada meeting yang sangat penting dan tidak bisa ia tinggalkan, maka terpaksa ia harus sedikit menunggu meski hatinya sudah amat tidak tenang saat meeting tadi. Ia lalu kemudian menelepon Rama dan menanyakan apakah Amanda masih berada di kantor atau tidak. Namun karena Rama mengatakan jika Amanda tidak masuk bekerja hari ini, maka ia hanya punya satu tempat tujuan yaitu rumah kekasihnya tersebut. Sepanjang perjalanan ia terus memikirkan bagaimana bisa Amanda melalui hidupnya selama ini dengan dua anak yang berada dalam asuhannya. Bagaimana ia bisa bertahan selama ini dengan begitu banyak tekanan di dalam hidupnya. " Apa yang udah kamu lakukan, S

