Bohong

967 Words

Drttt... Drttt... Drttt... Perhatian semua yang ada di meja teralih pada handphone yang bergetar. Nasya segera mengambil handphone nya dan segera mengangkatnya. "Halo..." "..." "Serius Ra?" "..." "Gue kesana pas abis pulang sekolah ya." "..." Wajah Nasya berubah menjadi cemas dan membuat Gina bertanya. "Kenapa Sya?" tanya Gina. "Amara kecelakaan," kata Nasya dengan suara yang nyaris tak terdengar. "Lo serius?" kata Reza. Nasya mengangguk. Nasya tampak tergesa gesa menuju mobil jemputannya bersama Gina dan Reno. Mereka memasuki mobil Nasya dan meminta supir untuk membawa mereka ke rumah sakit. Sesampainya disana mereka mencari ruangan tempat sahabat mereka dirawat. Pandangan mereka tertuju pada sebuah pintu yang mungkin didalam nya adalah sahabat mereka. Knop pintu terbu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD