"Jadi itu alasan lo ngegantung gue?" Tiba-tiba suara seorang lelaki di belakang Nasya. Nasya menengok ke belakang dan ternyata... "Kakak denger?" tanya Nasya dengan wajah yang kaget. "Iya gue denger semua," kata Gilang "Gue mau ngomong sama lo tapi gak disini." Lanjut Gilang sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kantin yang masih ada beberapa siswa. Gilang menarik tangan Nasya dan membawa nya ke sisi lapangan yang sepi tak ada satupun siswa disana. "Ngapain lo bawa gue ke tempat sepi?" kata Nasya sambil melihat seluruh sudut lapangan yang sudah sepi. "Segitu nya lo bela Amara?" kata Gilang tiba tiba. "Ngomong apaan si?gue gak ngerti," kata Nasya sambil menatap Gilang. "Gue tau lo juga suka kan sama gue sebenernya? Tapi lo gak mau hubungan sahabat lo sama Amara hancur kan

