Memandangi wajah pucat Ika dengan mata terpejam membuat hati Bara bagai diremas kuat. Isterinya jelas tertekan dengan apa yang dialaminya di tempatnya bekerja. Dokter mengatakan kalau Ika mengalami kelelahan mental. Mengingat apa yang terjadi akhir - akhir ini, Bara tidak menyadari kalau isterinya masih berada dalam fase labil. Sedikit saja terkena goncangan, ia pun kembali goyah. Bukan seperti ini yang ia harapkan dengan membawa isterinya ke dalam lingkungan pergaulannya. Yang Bara inginkan, Ika bisa menyalurkan hasratnya yang ingin bekerja di tempat yang dekat dengannya. Tapi melihat apa yang terjadi sekarang, Bara sadar kalau tidak seharusnya ia membawa Ika masuk ke dalam pergaulan yang ia sendiri tidak terlalu kenal. Dari apa yang dijelaskan oleh Assegaf, Bara jadi tahu kalau Ika terg

