Melihat dari gelagatnya, harusnya ada yang ingin dibicarakan oleh isterinya. Tapi, lama menunggu belum juga ada tanda - tanda Ika akan bersuara. Sejak tadi yang Bara lihat, Ika kerap kali mencuri pandang padanya. Pandangannya tidak tertuju pada televisi yang sedang menyala. Bara sendiri memang tidak ingin menonton, Ia duduk disamping sang isteri untuk menemani saja. Bara tidak sabar menunggu lebih lama lagi. " Ada apa ? " tanyanya pelan tapi fokus menatap ke manik bening Ika. Ika menatap Bara sekilas tapi cepat mengalihkan pandangannya ke tempat lain, menghindari tatapan suaminya. Ika meragu untuk mengutarakan perasaannya. Takut membuat Bara tersinggung dengan apa yang akan ia bicarakan. Tidak semua orang suka dikorek masa lalunya, apalagi yang menyakitkan. " Kamu mau ngomong sesuatu ?

