Meninggal

1166 Words

Selain karena panik, dinginnya suasana di rumah sakit membuat Alby menggigil. Bukannya menenangkan Sonya yang sedang mengkhawatirkan anaknya, Alby malah duduk di samping Shafa, menggenggam tangan sang istri dengan erat. "Shaf, maafin aku," ucap Alby pelan. "Kita bahas itu nanti aja, Mas." Padahal hatinya sedang menangis tersedu-sedu. Shafa merasa hancur dan terluka setelah mengetahui kenyataan yang membuat tubuhnya semakin lemas, kepalanya pusing, dan berkunang-kunang. "Kamu kenapa, Shaf?" Alby mendekap wajah Shafa yang terlihat sangat pucat. Tidak lama, Shafa ambruk dipangkuan suaminya. Alby baru merasakan kalau seluruh tubuh Shafa terasa sangat panas, kecuali telapak tangannya. Dengan cepat, Alby memanggil perawat untuk memeriksanya. Ketika hendak pergi menemani Shafa, Sonya menari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD