Julian menatap datar televisi yang menyiarkan berita tentang perusahaan Meera bangkrut. Dia tau itu perusahaan maminya. Julian matikan saluran itu, bersender dan menatap atap rumah neneknya yang sangat sepi itu. Shiva sudah berhasil membuat perusahaan maminya bangkrut, itu tidak masalah. Tapi jujur saja dalam hatinya dia merasa iba dengan maminya. Julian tau Ameera sangat terobsesi perusahaannya, dan sekarang perusahaan itu harus gulung tikar kareba ulahnya sendiri. *** Ameera dan Andri menatap nanar pada perusahaan mereka yang sudah disegel oleh pihak bank. "Tidak. Ini tidak mungkin!" Andri menghela nafasnya, "perusahaan itu menipu kita Meera, mereka menipu kita milyaran rupiah dan kau dengan bodohnya melepaskan saham Shafire group!" Geram Andri, ini bukan salahnya. Istriny

