Anin terduduk kaku di depan meja rias, dengan Sela yang tengah sibuk mendandaninya. Sesekali terbatuk-batuk, atau bersin saat ada banyak make up yang tak Anin ketahui namanya, Sela sapukan di wajahnya. Seperti kebohongan yang sudah Fany rencanakan. Tak lama usai makan malam, gadis itu pamit pergi untuk menginap di rumah Sela sembari mengerjakan tugas kelompok. Padahal, jelas-jelas jika Mona dan Sela berbeda kelas dengan mereka. Sesampainya di rumah Sela yang sepi, hanya ada asisten rumah tangga karena kedua orangtua gadis itu tengah berada di luar kota. Fany meminta Anin segera berganti baju, karena saat pergi dia hanya mengenakan celana jens panjang dan kaus tanpa lengan yang dilapisi cardigan berwarna kuning. Meski enggan, Anin tetap menggeret kakinya menuju kamar mandi di kamar Sela

