48. Menjadi Peduli

1656 Words

Elard baru saja berisap memakai helm saat lengannya ditahan seseorang. Menolehkan kepala, ia mendapati sosok yang sudah berani mengusiknya. "Lo beneran masuk sekolah?" Tanya Gavin yang kini berhadapan dengan Elard. Dia tak percaya jika cowok itu benar-benar datang ke sekolah. Jadi dugaan sang papa benar? Tapi kenapa tak menemukan Elard saat jam istirahat ia mencarinya? Bahkan, teman sekelas cowok itu pun, mengira Elard tak masuk sekolah karena tak mengikuti pelajaran. "Penting buat lo?" Tanya Elard sembari mendengkus kesal. Tak berminat untuk berkonfrontasi dengan Gavin. Ia ingin segera pulang agar bisa beristirahat. Meski seharian di sekolah hanya tiduran di ruang UKS, tapi tetap saja, ia masih butuh istirahat. Tapi sebelumnya, Elard berniat untuk mendatangi apotek, ingin membeli obat p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD