Kelamaan mikir

1396 Words

Alisya sudah membawa beberapa berkas ke ruangan Bu Rita. Pintu ruangan itu tidak terkunci, sedikit terbuka juga, sehingga Alisya bisa melihat langsung ke arah Bu Rita. Nampaknya Bu Rita sedang menelpon seseorang di dalam sana. Alisya memutuskan untuk menunggu sebentar sebelum Bu Rita mempersilakannya masuk. "Baik, Pak. Dengan senang hati saya tunggu kehadiran bapak besok. Baik, iya Pak." Bu Rita sudah menutup telponnya. Wanita paruh baya itu kini melihat Alisya yang masih berdiri di luar sana. Lantas, perempuan itu melambaikan tangannya. "Masuk Alisya." Alisya menoleh, tersenyum dan segera masuk ke dalam ruangan itu. "Permisi Bu, ini laporan yang ibu minta." Alisya memberikan berkas itu di depan Bu Rita. "Hmm, oke, terimakasih. Kamu bisa kembali sekarang." Alisya hanya menganggu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD