Pagi ini, Ayu dan Vian sudah sampai di kediaman Zain dan juga Brian. Mereka hendak menjemput Brian untuk segera terbang ke Paris untuk menemui keluarga Kinan. Begitupun Kinan. Gadis itu baru saja sampai sana menggunakan taksi. Seharusnya Brian yang menjemputnya. Namun, sepertinya Kinan lah yang lebih bersemangat. "Ya Allah sayang, kenapa kamu ke sini? Kenapa gak nunggu Brian jemput aja sih?" protes Ayu kepada calon mantunya itu. Kinan terkekeh. "Hehe, iya Tante. Gak papa, lagian aku ke sini juga supaya lebih cepet berangkatnya." "Kamu ini, udah gak sabar ya?" kata Ayu lagi. Kinan hanya tersenyum. Mereka hendak masuk. Namun yang keluar bukannya Brian malah sebaliknya. Zain keluar bersama dengan Alisya. "Loh, kok malah kalian yang keluar, kemana Brian?" tanya Vian. "Brian masih d

