33. Penyesalan

839 Words

"Shtt..." Kinan mengelus perutnya yang terasa nyeri, kandungan yang sudah cukup besar, apakah selama ini Pio tidak peka? Padahal kandungan Kinan termasuk besar karena menurut dokter kemungkinan para juniornya ini kembar, laki-laki pula. Apakah Pio tidak menyadarinya? Kinan amat sangat senang, anaknya akan kembar seperti papanya? Ya papanya! Kinan menghapus kasar air mata yang lolos begitu saja, bodoh! Kinan sudah berjanji tidak akan menangis lagi kan? Setelah Geo mengantarkan Kinan tadi pagi setelah sepuluh hari dirinya berdiam diri di rumah Geo, Kinan terpaksa pulang karena Geo mengancamnya, karena Geo mengatakan akan marah pada Kinan bila Kinan tidak menyelesaikan masalahnya. "Yang" Kinan menajamkan matanya, ia mendengar suara Pio, Kinan melirik jam masih pukul 4, tidak mungkin Pio

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD