Masih Berharap

1376 Words

Libur akhir pekan tidak pernah semenyenangkan ini bagi Selena. Ia bisa lebih tenang memanjakan diri di kamarnya. Semalam ia menangis setiap kali mengingat Anthony bersama wanita lain. Sudah berulang kali ia mengingatkan kalau Anthony bukan lagi kekasihnya, tapi hati yang terluka tidak bisa dihindari. Selena menangis selama berjam-jam yang membuat matanya bengkak. Beruntung hari ini Sabtu Selena bisa menenangkan diri. Masker di wajah Selena mulai mengering, kuku kakinya sedang di cat dan bahunya tengah di pijit. Selena menoleh mendapati ibunya juga memperoleh hal yang sama. “Ma,” panggil Selena. Ara hanya bergumam dengan mata terpejam menikmati pijatan di tubuhnya yang pegal. “Bagaimana cara melupakan seseorang?” tanya Selena membuat Ara membuka mata. Wanita itu menoleh pada putrinya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD