23. Percaya Pada Siapa? (2)

1421 Words

“Resign? Kamu? Ada masalah apa?” Romi bertanya tanpa menyentuh map yang disodorkan oleh Silvia. “Aku mulai nggak nyaman sama semuanya.” “Apa yang bikin kamu nggak nyaman, Via? Katakan saja. Kita pikirkan bersama dan mencari jalan keluarnya. Nggak harus resign segala.” Silvia hanya bisa mendesah pasrah melihat refleksi wajahnya pada kaca pintu ruangan Romi. Matanya bengkak, wajahnya pucat dan ada lingkaran hitam di bawah kelopak matanya. Semua itu hasil dari menangis semalaman dan kurang tidur. Bukan wajah seperti ini yang ingin ia tunjukkan pada semua orang, terutama Andra. “Aku capek.” “Kamu butuh cuti panjang? Aku izinkan. Asal jangan resign,” pinta Romi. “Aku mau resign. Apa hak Pak Romi melarang aku untuk resign?” Romi mengacak rambutnya mulai frustrasi menghadapi Silvia. Membut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD