8. h

1830 Words

Terdengar suara gedoran cukup kencang dari sebuah pintu kamar yang terletak di ujung lorong rumah mewah tapi agak kuno modelnya. Namun tidak ada satupun orang yang memedulikan suara berisik dan teriakan dari kamar itu. Meski ada beberapa penjaga yang bergantian berjaga di depan pintu kamar, mereka tidak ada yang peduli. "Kak Dita! Buka pintunya!!!" pekik Nindy sembari terus menggedor pintu kamar. Sudah hampir seminggu ini gadis itu menjadi tahanan di rumahnya sendiri. Dia tidak diberikan akses keluar apalagi ponsel untuk berinteraksi dengan dunia luar. Ponselnya sudah disita oleh kakaknya sejak dia kembali ke rumah yang dianggapnya tidak lebih dari neraka. "Nona Dita sedang berada di luar kota, Non," ujar asisten rumah tangga yang kebagian tugas mengantar makanan untuk Nindy.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD