i.

1121 Words

Silvia benar-benar penasaran terhadap apa yang terjadi pada Andra sehingga membuat suaminya itu menjadi begitu pendiam setelah pulang dari bertemu Geraldy. Meski hari sudah malam, Andra masih enggan menjadi manusia yang banyak bicara apalagi berkomentar pada sesuatu hal.  “Nggak makan, Dra?” tawar Silvia saat Andra duduk dengan posisi setengah berbaring sambil menonton televisi.  “Entaran aja.” “Keburu dingin loh makanannya. Kamu kan nggak suka kalau makan masakan yang dingin banget.” “Nanti aku panasin sendiri.” “Aku mau tidur duluan ya. Besok mesti ke kantor pagi-pagi banget,” ucap Silvia, membelai rambut tebal Andra.  Hanya terdengar suara gumaman dari bibir Andra, sebagai tanda persetujuan atas ucapan Silvia. Tidak suka dengan kondisi yang seperti ini, Silvia mengurungkan niatnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD