Dita melenggang santai keluar dari mobil sembari membawa sebuah bingkisan dan sebuket bunga. Dari arah langkahnya, dia melihat sosok Andra tengah duduk di stool bagian dalam kafe. Sebuah senyum Dita bentuk sebaik mungkin sebelum melanjutkan langkah menuju ke tempat Andra duduk saat ini. "Hy, Andra," sapa Dita, menarik salah satu stool di samping Andra dan medudukinya. "Hey," balas Andra. "Kamu lagi ngapain?" "Nggak ngapa-ngapain." "Oh iya...Ini ada sesuatu buat kamu." "Dalam rangka apa?" "Sebagai permintaan maafku karena saat syuting tayangan perdana acara di kafe ini, aku berhalangan untuk hadir." "Oh...nggak masalah. Kamu nggak perlu repot-repot seperti ini. Silakan dibawa pulang kembali bingkisannya," ujar Andra mendorong parsel yang disodorkan oleh Dita beberapa saat yang l

