Wajah Revan terlihat semringah saat menatap layar monitor di hadapannya. Surel yang dia kirimkan kepada pengelola lahan yang diinginkan Natanegara Plywood untuk pembuatan pabrik akhirnya mendapat balasan. Membereskan berkas-berkas yang berkaitan dengan pembebasan lahan, Revan segera menuju ruangan direktur utama untuk menyampaikan balasan surel tersebut. Kebetulan sang direktur sedang bisa diganggu, Revan tidak ingin mengulur waktu. Setelah dipersilakan masuk oleh sekretaris direktur utama, Revan memasuki ruangan yang letaknya ada di lantai 26 eN tower tersebut. "Ada kabar gembira apa?" tanya direktur utama Natanegara Plywood. Revan menyerahkan surel balasan yang telah dicetak kepada sang direktur. Wanita berusia mendekati kepala tiga tersebut tersenyum tipis saat membaca le

