Bab 35

387 Words

Tidak henti hentinya Syifa mengucapkan kalimat syukur kepada Allah. Rumah tangganya kian membaik. Althaf sudah berubah, tentunya berubah menjadi lebih baik lagi. "Selamat pagi." Ucap Althaf dan langsung mencium kening Syifa. Syifa terkejut. Ah suami nya ini, kenapa manis sekali. "E-eh Mas." Rindu tiba tiba datang berkacak pinggang. "Ayaahh." Althaf dan Syifa mengernyit heran. "Itu Bunda Rindu, jangan di cium cium kayak gitu." Ucap Rindu. Seketika tawa Althaf dan Syifa pecah. Althaf semakin ingin menjahili anaknya. Althaf lebih merapat kan badannya pada Syifa dan merangkul nya. "Ini Bunda punya Ayah." Ucap Althaf. "Punya Rindu." Tegas Rindu. "Ayah." Rindu melipat kedua tangannya di depan d**a. "Ayah, Bunda punya Rindu." "Punya Ayah." Keukeuh Althaf. Syifa hanya diam saja, ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD