Bab 24

660 Words

Setelah kepulangan nya dari rumah orang tua Althaf kemarin. Althaf kembali bersikap dingin dan acuh tak acuh kepada Syifa. Kemarin Syifa sempat bahagia karena baru pertama kali Althaf merangkulnya. Seperti nya kebahagiaan Syifa tidak berlangsung lama ketika Althaf berbicara itu hanya akting belaka. Seperti diterbangkan tinggi ke langit, setelah itu dijatuhkan ke dasar laut paling dalam. Bosan sekali seharian harus diam di apartemen. Ditambah lagi hari ini Rindu les. Syifa jadi tidak ada teman. Melamun. Ya melamun mungkin sekarang adalah hobi baru Syifa. Kring kring... Panggilan masuk dari keluarga Syifa di kampung membuyarkan lamunan Syifa. Bibi nya di kampung menelpon, ada apa? "Hallo assalamualaikum Bi." Ucap Syifa. "Waalaikumussalam Syifa." Jawabnya. "Ada apa Bi?" Tanya Syifa. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD