"Bawel banget deh. Ngapain juga coba harus nonton segala rekamannya dia. Kalo mau ngomong kan usah dibilang pakek bahasa Indonesia aja atau ya bahasa Inggris. Maksain banget deh ngomong bahasa Korea begini. Udah tahu gue gak begitu ngerti kalo percakapannya udah segitunya." Ia tak berhenti mengomel. Hahahaha. Ya tampak dongkol gara-gara ulah Young Jae. Kini memang sudah ditonton sambil makan roti dan tak lama malah muncul makanan. Diantar oleh pelayan secara langsung padanya. "Dari pacarnya, Mbak." Sempat-sempatnya meledek pula. Hahahaha. Ia hanya berdeham. Ya mencoba untuk memahami lagi ucapan Young Jae namun masih tak mengerti. Akhirnya ia menelepon salah satu temannya yang dari Sastra Korea untuk menanyakan hal ini. Kalau tak begini, ia juga kesulitan. Karena tak mau temannya tahu s

