Tim Juna & Young Jae VS Pembunuh

2102 Words

"Kamu yakin mau pulang?" "Ya terus mau ke mana lagi?" Ia jadi emosi. Hahahaha. Ya dari bandara, ia hanya duduk sebentar tadi. Belum tahu juga harus bagaimana dengan para staf. Yang jelas, ia menyuruh mereka untuk fokus bekerja dulu. Jangan banyak bertanya karena ia juga sedang bingung. Ia pamit lebih dulu dan ya bertemu lagi dengan Young Jae di lobi. Cowok itu malah membeli kopi. "Jangan pulang sekarang. Bahaya." "Bahaya apa sih?" Ia bahkan lupa. Young Jae menghela nafas. Namun ia tak bisa menahan Serena kalau memang mau pergi. Ya mau bagaimana lagi? Ia menghela nafas. "Ser!" Setidaknya cowok itu masih memanggil gadis itu biar bisa lebih hati-hati. Young Jae menatap kepergiannya. Entah kenapa, ia memang khawatir sih. Tapi kenapa ia khawatir? Hahahaa. Ia menggaruk tengkuknya. Pusi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD