Chapter 47

1132 Words

Pukul: 06. 30 Pagi menyapa, matahari mulai menampakkan dirinya pertanda hari baru telah dimulai. Rachelta membuka matanya dan melihat jika dirinya sedang berada di perlukan Edgar. Wanita itu mendongak untuk melihat wajah Suaminya yang ternyata masih tertidur dengan pulas. Sebenar ia masih sedikit kesal karena Edgar membentaknya kemarin tapi ia sadar jika dirinya tidak harus kekanakan dengan marah atau bahkan sampai mengacuhkannya. Sekarang mereka harus bisa lebih bersikap dewasa. "Kak." panggil Rachelta sambil mengelus pipi Edgar pelan untuk membangunkan pria itu. Tidak perlu berulang kali, Edgar pun membuka matanya dengan perlahan dan ia sedikit tersenyum saat disapa langsung oleh pemandangan wajah cantik Istrinya. "Pagi." ucap Edgar. "Iya, pagi." balas Rachelta. Edgar mendekatkan

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD