100. Gerak Cepat

1287 Words

Alarm berdering keras. Tidak terlihat tanda-tanda kehidupan di unit apartemen lantai lima belas. Alarm tidak menyerah, terus saja berdering selama lima menit. Lios yang terlebih dahulu membuka mata. Tangannya menggapai ke nakas dan mematikan alarm. "Aduh... Alarmnya keras sekali," gumam Bulan. "Supaya nggak ketiduran lagi." Lios menunduk memberikan kecupan di pipi Bulan, "Selamat pagi, Cantik." "Mmmhh... Selamat pagi...." Sepasang mata Bulan menatap sayu. "Wanita memang paling cantik kalau baru bangun tidur." Lios mengecup lagi, dan lagi. "Kamu nih...." Bulan terkikik geli. "Ayo bangun. Kamu harus bersiap kerja, kan?" "Pingin bolos," gumam Bulan. Dia tidak ingin melihat Darwin mendadak muncul di kantor, terlebih lagi setelah mengetahui lelaki itu mengenal Pak Edward. Lios tertegun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD