95. Pantai Kenangan

1011 Words

Bulan berlari-lari kecil menghampiri Lios. Dilihat berapa kali pun lelaki itu tetap terlihat keren duduk di atas motor. Begitu melihat Bulan wajah Lios berubah cerah. "Hai," sapa Bulan manis. "Hai juga." Lios memberikan helm merah kepada Bulan, "Perlu pulang ganti pakaian dulu nggak?" "Nggak usah lah, aku kan pakai jaket. Langsung aja." Bulan memakai helm. "Oke." Setengah jam kemudian mereka berdua sudah berjalan menyusuri jalur pejalan kaki di tepi pantai. Air laut terlihat gelap dan tidak mengundang untuk berenang. Bulan berkali-kali menghela nafas. Dia menyenangi suasana alam terbuka yang belum banyak tersentuh polusi. "Duduk ngobrol sebentar," ajak Lios. "Hmm...." Mereka berdua duduk bersebelahan menghadap laut. Lios sedikit gelisah. Dia memikirkan bagaimana membuka pembicaraan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD