Ayra Memaafkan Evan

1065 Words

Malam harinya, selesai makan malam dan sholat isya berjamaah Ayra dan Evan pun memilih duduk santai di sofa kamar sambil menonton tv. "Mas, ini kopi nya,” kata Ayra lalu menaruh kopi hitam tersebut di atas meja. "Makasih, Yang.” Evan mengambil cangkir itu dan mulai menyesap sedikit kopi hitamnya itu. "Sini, Yang. Mas mau ngomong!" Evan lalu menepuk-nepuk tempat kosong di sampingnya. Ayra mengangguk patuh, ia pun langsung mendudukkan dirinya di samping sang suami. "Ada apa, Mas?" Evan langsung memeluk tubuh istrinya dari samping, seraya berkata. "Ini masih sakit nggak, Yang?” tanya pria itu sambil memegang pelan pergelangan tangan sang istri untuk memastikannya. Ternyata tak hanya lengan Ayra yang memar. Tapi, punggung, bahu dan pinggang istrinya pun ada banyak tanda keunguan di sana.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD