Ayra Hamil

1428 Words

Deringan ponsel Evan memekakkan telinga, dengan berdecak kesal Evan pun terpaksa mengangkat panggilan tersebut. Mama Emma memanggil … "Assalamualaikum. Ada apa, Ma. Telepon pagi-pagi begini?” tanya Evan dengan suara khas bangun tidur nya itu. "Wa'alaikumsalam. Lho ini udah mau subuh lho, Mas. Siap-siap bangun dan sholat subuh, Mas.” Sesekali Mama Emma masih suka menasehati anak-anaknya. Apalagi jika itu menyangkut masalah ibadah pada yang maha kuasa. “Hmm. Iya, Ma. Ini Mama mau ngomong apa?” Evan masih ngantuk sebenarnya, dan jika bukan Mama Emma yang telepon sudah pasti Evan akan memarahi orang tersebut. “Oh iya, nanti tolong antar Ayra ke rumah, Mas. Mama mau ngajakin Ayra arisan di rumah sahabat Mama,” pinta Mama Emma, secara tidak langsung beliau meminta izin pada anaknya itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD