Masalah Baru

1294 Words

Bagian 62 Widya terduduk lemas di atas kursi tunggu sambil memegangi pipinya yang terasa sakit. Bekas tamparan Rukaya begitu sakit sampai membuat pipinya memerah. Beberapa pasang mata masih menatapnya sehingga dia memutuskan untuk keluar dari ruang praktek dokter khusus ibu dan anak tersebut. "Aku bodoh! Aku terlalu gegabah!" Widya berjalan sambil merutuki diri sendiri. "Sekarang aku sudah kehilangan kepercayaan dari Tante Rukaya. Apa yang harus aku lakukan untuk mendapatkan kepercayaannya kembali?" Lelah berjalan, Widya akhirnya mampir ke sebuah warung bakso. Hari ini energinya benar-benar terkuras. Dia butuh makan agar tubuhnya tak lemas lagi. Widya memesan dua mangkuk bakso dengan porsi jumbo dan langsung melahapnya. Dari dulu, Widya memang doyan makan. Selera makanannya tidak akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD