Perhatian yang hangat

1305 Words

"Yudis kamu jangan sampai lupa minum obatnya, Mama mau pergi dulu sebentar untuk mengecek keadaan kantor. Vidya, kamu mau makan atau minum apa? Sekalian Mama belikan, kebetulan ada beberapa gerai makanan di deket gedung kantor Mama." Rianti segera memberikan wejangan kepada sang putra dan bertanya dengan lembut kepada sang menantu begitu ketiganya sudah tiba di rumah Vidya. Yudistira saja sampai meringis mendengar sang ibu yang sangat cerewet akhir-akhir ini. Mata Vidya memanas saat mendapati perhatian dari Rianti dan membayangkan jika seandainya Kaila masih hidup, tentulah sang ibu akan mengurusnya saat dia hamil seperti ini. Yudistira menyadari jika sang istri yang tiba-tiba bersedih langsung melemparkan kode kepada Rianti yang untungnya terlihat oleh sang ibu. "Aku akan makan semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD