Menjelang Ashar, para sepupunya pamit pulang. Hanya Rain dan Fasha yang pulang lebih dulu. Keduanya ikut mobil yang dikirim Regan dari pusat Kabupaten Garut. Sementara Farrel, Ferril dan Ardan masih sibuk dengan sesuatu yang baru saja dikatakan oleh Ando setengah jam yang lalu. Kemudian mereka menghilang entah ke mana. Anne sendirian di kamar rawatnya usai ditinggal Rain dan Fasha. Ia hendak menyandarkan punggungnya namun hampir lupa kalau harus menaruh bantal agar punggungnya tak berbenturan dengan sisi ranjang. Itu akan sangat menyakitkan. Anne bosan. Bahkan ponsel pun tak punya. Uang sepeser pun tak punya. Tapi daddy-nya akan mengurusnya dalam waktu dekat. Meski satu kartu bank milik daddy-nya ada padanya saat ini. "Ann?" Tante Herdianti muncul. Perempuan itu tersenyum. Ia membawa

