"Gak apa-apa?" Anne menggeleng. Perempuan itu sedang memasukkan dompet dan ponselnya ke dalam tas. Hamas menunggu di pintu kamar. Ia hendak mengajak Anne ke penjara hari ini. Omong-omong, acara syukuran kemarin berjalan lancar di rumah Opa. Hamas hanya tertawa dibuat para sepupunya Anne. Mereka sangat cablak, sableng dan lucu. Mungkin ia bisa bergabung dan masuk tim waras bersama Ando, Farrel dan Agha. Para sepupu Anne juga sedang heboh membicarakan calon Farrel. Katanya hendak menikah dalam waktu dekat. "Jadi berangkat, Hamas?" tanya Sara dari lantai bawah. "Jadi, mom," sahutnya. Tak lama keduanya pamit. Stelan hitam menjadi tema hari ini untuk keduanya. Anne juga mengenakan gamis hitamnya dan pashmina hitam. Mereka hendak ke kuburan Mamanya Hamas juga. "Gak ada yang ketinggalan k

