Momen Pergi Dan Pulang

2042 Words

"Kalau Ann menerima lamaran Kakak waktu itu....," ucapan ini membuat dunia seakan hening ditelinga Hamas. Jantungnya juga berdebar. Sementara Anne malah menatap lurus ke depan dengan mata yang mengawang-awang. "Kakak akan tetap berangkat ke Inggris?" tanyanya. Itu sungguh pertanyaan yang sangat dalam dan tak terduga. "Kenapa memangnya?" "Hanya ingin tahu." "Ann mau tahu jawabannya?" Gadis itu hanya bergeming. Hamas tersenyum kecil. "Kalau jodoh gak akan ke mana, Ann. Sekalipun aku pergi jauh," tuturnya pelan dengan tatapan yang sangat dalam ke depan. Ia memang tak pernah berani menatap Anne begitu dalam. Selain sakit, ia juga perlu menjaga diri. Meski yang namanya khilaf adalah bagian dari manusia. Anne menoleh mendengar tutur kata itu. "Kenapa menolak Kakak waktu itu?" tanyanya k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD