Episode 27

1096 Words

“Halah, ngapain, sayang… ibu udah tua,” ujar ibunya tertawa, tapi jelas senang. Knessa diam di kursinya. Ia memperhatikan interaksi itu sambil meneguk air pelan. Matanya beralih pada Gilang yang berdiri di belakang Melisa — dingin, tanpa ekspresi. Seolah semua yang terjadi di ruangan itu bukan urusannya. “Knessa,” seru Melisa manja, menoleh ke arahnya. “Lihat deh, cantik, kan? Cocok nggak kalau aku pakai ini ke acara keluarga Atmaja nanti?” Knessa tersenyum tipis. “Cocok banget kak," Nada suaranya tenang, tapi cukup dalam untuk membuat Gilang sempat menatapnya sekilas. Namun Melisa hanya tertawa — menganggapnya pujian. “Hehe, makasih, Kness. Yah, perempuan kan harus tahu caranya tampil. Kalau enggak, bisa kalah saing.” Ibunya ikut tertawa. “Bener tuh! Kamu tuh pinter banget, Mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD