(D)

1219 Words

Kenta menurunkan tangannya saat mendengar dua pria dari samping mansion bergegas ke arahnya. Mata Helen mengikuti dua pria berbadan besar itu yang tengah berbisik pada Kenta sembari melemparkan tatapan mencemoh kepadanya. Menahan rasa takut di dalam dirinya, Helen meremas tangannya sendiri. Kalau-kalau Kenta melepas pelatuk itu dan menembak kepalanya. "Kalian bisa pergi. Aku akan membereskannya," Dua pria itu segera mengangguk patuh dan pergi menuju mobil mereka setelah dengan kasar menendang tubuh sekarat pria yang berjaga di depan gerbang. Helen meringis menatap darah yang keluar dari tangan dan kakinya, mendengar suara rintihan samar-samar. "Ambulans akan datang. Mereka akan baik-baik saja," Kenta menyimpan senjatanya. Menatap Helen dengan pandangan datar. "Aku tidak akan bicara form

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD