spesial

1303 Words

Three weeks later... "Kuharap kau sudah lebih baik." Zou tidak perlu menoleh untuk tahu siapa yang menyapanya di pagi hari seperti ini. Matanya menatap pohon apel yang mulai rontok karena musim. Kenta datang dengan membawa sebungkus makanan. Zou tidak pernah mengeluh tentang buruknya makanan rumah sakit. Tetapi pria itu punya cara lain menyampaikan pesan tersiratnya kalau makanan rumah sakit sama sekali bukan seleranya. "Bubur ayam," Kenta mengangkat bungkusannya dan menaruh di atas nakas samping ranjang Zou. Mata Zou tidak pernah lepas dari daun-daun gugur yang berterbangan tidak jauh dari pohonnya. Wajahnya tidak menyiratkan ekspresi apa pun selain kekosongan yang tak berarti. Hampa. Dunianya abu-abu dan mungkin berubah gelap. "Helen akan membaik," Kenta duduk, menatap ranjang ruma

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD