《17》Telponan?

955 Words

"Samperin ngga, ya?" Nasya sudah berulang kali mengucapkan kalimat tersebut. "Samperin ngga? Samperin ngga?" Setelah itu Nasya menggaruk rambutnya frustasi. "Samperin aja deh, siapa tahu hari ini bakal balik lagi kaya dulu." ucap Nasya dan langsung menuruni anak tangga menuju taman kecil yang berada di halaman belakang rumahnya. Setelah sampai di pintu belakang yang mengarahkan Nasya keluar menuju taman kecilnya, ia memelankan langkahnya. Awalnya ragu-ragu, namun setelah berfikir yang kesekian kalinya dan memantapkan hatinya, ia segera menuju satu bangku panjang yang sedang diduduki oleh seseorang disana. Nasya langsung duduk di bangku tersebut, tetapi dengan menjaga banyak jarak dengan orang itu. Orang itu menoleh dengan raut wajah yang sangat datar dan menatap Nasya dengan tatapan ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD