Malam ini, Nasya akan kembali mencoba untuk berbicara dan menjelaskan semuanya kepada Darrel. Nasya menghampiri Darrel yang sedang menonton televisi di ruang keluarga. Langkah Nasya pelan namun pasti. Nasya duduk di samping Darrel dan memberi banyak jarak seperti biasanya. Mata Darrel masih fokus kepada acara televisi yang sedang di tontonnya. "Bang Darrel ..." panggil Nasya. Namun, pandangan Darrel masih tetap fokus menatap televisi di hadapannya. "Bang, tolong ... kali ini aja, kasih Nasya kesempatan buat jelasin semuanya ..." Darrel masih tetap diam, sedangkan Nasya menarik napasnya dalam-dalam lalu menghembuskannya kembali. "Nasya bukan penye-" "Bukan penyebab Deeva pergi? Iya? Lo selalu bilang kayak gitu. Tapi, kenyataannya emang lo yang buat Deeva pergi. Bosen gue dengernya. Ba

