Berjanji Akan Selalu Ada

2569 Words

"Terima kasih." Jason mengecup bahu Alice yang terbuka. Wanita itu baru saja mandi, tentu saja bersama Jason juga. "Aku sudah menduga kamu mengajakku ke kamar utama buat ngapain. Pergi sana!" Alice mendorong Jason, tidak ingin dicium lagi. Dia masih kesal karena Jason berhasil merayunya setelah semalaman Alice memegang pendirian tidak ada percintaan sebelum Jason benar-benar memberikan kejelasan tentang pernikahan mereka. Alice tidak ingin terjebak sendirian, bahkan terlalu jengah jika kejadian memuakkan tempo hari terulang. Dan tanpa diduga, pagi ini Alice kalah hanya dengan tatapan Jason yang seolah berhasil menghipnotisnya. Pria itu begitu dominan, dia selalu mendapatkan apa yang diinginkan. Satu lagi yang lebih tidak masuk akal, beberapa waktu belakangan justru Alice yang sering kep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD