Minggu Pagi

940 Words

    Karena kejadian semalam, Alana tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ia terus memikirkan ucapan Lucas yang mengatakan bahwa dia cemburu. Bahkan, ketika bangun pagi ia langsung memikirkan ucapan cowok itu.     Ketika sudah menunjukkan pukul sembilan, Alana keluar dengan pakaian santainya.     "Bagus banget anak gadis baru bangun,” celetuk Erik ketika dia ingin masuk ke kamarnya.     Alana mendengus kesal. "Sirik aja lo."  Alana lalu melangkahkan kakinya menuruni tangga dan menghampiri kedua orangtuanya. "Pagi, Yah, Bun," sapa Alana pada Adi dan Lina yang tengah bersantai sambil nonton televisi.     Lina menggeleng. "Kalah kamu sama Abang, dia aja bangun jam enam pagi."     Alana berdecak kesal.     "Udah gak apa-apa, lagian Adek masih kecil. Kalo udah gede mah ntar juga ngerti,” bela A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD