Yasmin merasakan damai.. Dia terus terpejam membiarkan tubuhnya makin tenggelam berusaha mengingat momen di mana saat susah senang bersama dengan Yilla, anak gadisnya. Walau Yilla lahir dengan wajah yang sangat mirip dengan Farhat, sama sekali dalam benaknya tak ada rasa benci. Bahkan Yilla adalah salah satu alasan Yasmin untuk terus berjuang dan bertahan hidup. Tak mempunyai banyak pilihan karena makin lama kehidupan makin berat, dia yang takut terjerumus dalam lubang gelap memilih mengikuti Murni serta Suaminya Jefri. Awalnya Yasmin tak mau tergantung pada orang lain, di sudah berjuang untuk dapat menghidupi dirinya. Tapi, keadaannya tak memungkinkan dan dirinya tak mungkin terus berkeras hati untuk tak menerima uluran tangan. Seluruh tagihan saat itu Murni yang menanggung termaksud

