AUTHOR POV "Apakah kita kedatangan tamu spesial sayang?" Tanya Bianka dengan tersenyum licik di hadapan Reina. Reina yang tadinya merasa bahagia karena tidak melihat wajah Ibu Tirinya seketika itu membuat moodnya menurun. "Yeah... sure, Bryan. Aku berharap tuhan mengabulkan permintaanmu" balas Mr. Gerald menjabat tangan Bryan dan membuat Bryan ke posisi semula. Reina melihat ekspresi Bryan tiba-tiba berubah. Reina berpikir dalam hati, apakah Ayahnya mengatakan hal yang salah? Sehingga membuat Bryan merubah ekpresi wajahnya? Ada apa? Tanya Reina, dalam hati dan menerka-nerka ekpresi Bryan. "Apakah dia kekasihmu, honey?" Tanya Bianka kepada Reina. "Yeaahhh? Why?" Ucapku sinis. "Reinaa... stop!!!" Ucap Mr. Gerald pelan. "Ayah tidak ingin, ada pertengkaran di moment spesial Ayah malam i

