BAB 21

1032 Words

   Saat ini, Rachel, Malik, dan Kelvin sedang duduk di kursi kantin yang terletak tepat di depan stand roti bakar. Tatapan orang di kantin ada yang kagum, sinis, dan ada juga yang menunduk saat penglihatannya tak sengaja tertangkap oleh Rachel.    Mereka baru kali ini melihat Rachel kembali masuk ke kantin. Dan jika di lihat dari dekat, Rachel memang cantik. Sampai di pojok kantin sana, para lelaki yang sedang mangobrol sempat lirik-lirik ke arahnya. Tidak berani memandang Rachel secara terang-terangan.    Line.    Rachel mengalihkan perhatiannya dari arah penjuru kantin ke arah ponsel yang terletak di atas meja kantin di hadapannya.    Marchelino Alfaro : gue tau ini gabut banget, nggak ada angin, nggak ada ujan gue ngajak lo jalan. Tapi ini sumpah gue disuruh guru MTK buat bantu baha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD