BAB 50

1041 Words

   "Cie pacarnya Marchel cakep cie!" ledek Marchel saat melihat Rachel keluar dari rumah lengkap dengan seragam sekolahnya, kaos kakinya semata kaki dan sepatu conversenya yang panjang membuat gadis dengan rok abu-abu garis kotak hitam itu terlihat seperti tidak memakai kaos kaki.    Rambutnya yang panjang ia kuncir satu alias buntut kuda, gadis itu tak memerah karena malu melainkan tertawa dan menggeplak punggung Marchel yang sedari tadi duduk manis di motornya menjemput Rachel. Gadisnya?    "Buruan jalan, atau mau bolos?" kata Rachel saat sudah menaikki motor Marchel, Marchel sudah mengenakan helmnya tapi Rachel menolak saat diberi helm untuk dipakai.    "Pake gak?!" ancam Marchel, Rachel menggeleng acuh dan malah memeluk pinggang Marchel. "Gue mau angin sepoi-sepoi pagi-pagi elah, ga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD