"Marchel!" Marchel yang sedang berjalan di koridor lantai satu menolehkan kepalanya kala sebuah suara memanggilnya dari arah belakang. Marchel mengernyitkan dahinya bingung, itu Rachel? Tak salah kah? "What?" "Lo harus ikut gue sekarang!!" Dengan cepat Rachel mencengkram pergelangan tangan Marchel dan menariknya, membawa Marchel ke arah mading sekolah yang tepat berada disamping ruang guru. "Ini maksud lo apa?!" Tanya Rachel to the point. Ia tidak mau berbasa-basi lagi, dia kesal sekarang. Kesal kepada Marchel yang dengan sesuka hati malah memasukan namanya kedalam list lomba Karate yang diadakan disekolahnya. Tadi Kelvin datang kedalam kelas dan langsung memberi tahu Rachel bahwa dirinya ikut lomba itu, Rachel langsung saja bergegas ke mading dan benar! Namanya

